Selasa, 24 April 2012

PILIH MANA? TOILET DUDUK ATAU TOILET JONGKOK?

Ada dua pilihan untuk kenyamanan buang air besar, toilet duduk atau toilet jongkok. Umumnya di Indonesia banyak yang menggunakan toilet jongkok, walaupun beberapa perumahan baru dan bangunan publik mulai bergeser memasang toilet duduk.
Apa saja plus minus toilet duduk dan toilet jongkok? Mari kita lihat.
Toilet duduk.
Dari segi kenyamanan, jelas toilet duduk juaranya. Terlebih bila penggunanya berbadan besar, menderita cacat tertentu atau  mengalami penurunan fleksibilitas serta kekuatan otot.
Satu lagi kelebihan toilet jenis ini adalah dianggap lebih bergengsi ketimbang saudaranya si toilet jongkok.
Kelemahannya, kontak langsung antara kulit dengan toilet menjadi sarana penyebaran penyakit. Memang sih, masalah ini bisa disiasati dengan menggunakan kertas pelapis toilet atau tissue. Bila tidak ada? Ya, terpaksa ekstra waspada.Selain itu, kenyamanan toilet jongkok membuat kontraksi otot perut kurang maksimal saat buang air besar, sehingga kotoran tidak dikeluarkan seluruhnya.


Toilet jongkok.
Kelebihan toilet jongkok adalah pengguna toilet ini terhindar dari penularan bakteri karena tidak ada kontak langsung dengan toilet.
Secara tidak langsung, posisi jongkok membuat otot-otot kaki lebih terlatih untuk kokoh menopang berat badan. Selain itu, otot dasar panggul juga lebih kuat sehingga resiko “turunnya” organ-organ yang disangga oleh otot dasar panggul juga berkurang. Organ-organ yang dimaksud adalah rahim, kandung kemih. Karena posisi tertekuk sempurna, otot perut mampu berkontraksi maksimal mengeluarkan kotoran.
Kelemahan toilet jongkok adalah tidak nyaman digunakan oleh orang berbadan gemuk, cacat, serta yang mengalami kekakuan sendi lutut.
Walaupun lebih “ndeso”, toilet jongkok adalah pilihan saya di rumah.  Terlebih saat toilet training dulu, saya dilatih menggunakan ini. Tapi kalau di luar rumah, ya tergantung toilet apa yang tersedia. Jadi, saya belajar pakai dua versi toilet. Kanggoang deh kata orang Bali. J
dr. Oktarina Paramita

KELUARGA BAHAGIA DENGAN PERSALINAN YANG NYAMAN DAN AMAN

Sudah jadi rahasia umum bahwa proses persalinan sering menjadi hal mengerikan bagi seorang wanita, banyak wanita yang mengalami trauma psikis setalah mengalami proses persalinan padahal dalam perjalanan kehidupanya, wanita mutlak akan mengalami proses kehamilan, persalinan, pasca persalinan, menyusui, dan perawatan anak karena hal itu merupakan suatu kondisi alami yang merupakan Anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.
Guna memperkaya wawasan masyarakat khususnya para wanita dan pasangannya, tentang proses persalinan yang nyaman dan menyenangkan (Gentle Birth), Rumah Sehat Madani Bali  menyelenggarakan kegiatan diskusi dan berbagi informasi sehat tentang persalinan yang nyaman dan menyenangkan dengan tema “ Happy Families begin from the Spirit of Gentle Birth / Dengan Persalinan Yang Nyaman dan Menyenangkan Kita Wujudkan Keluarga Bahagia “.
Acaran yang dilaksanakan pada hari minggu 4 Maret 2012 ini mendatangkan beberapa pakar Gentle Birth, diantara pakar yang hadir adalah bidan Yesie Aprillia S.Si.T, M.Kes, bidan cantik asal klaten ini mengatakan, satu hal yang membuat seorang wanita takut mengalami persalinan adalah akibat dari rasa nyeri/sakit yang luar biasa pada saat melahirkan. Namun menurut beliau, hal ini bisa diatasi dengan menghilangkan Stres, Kecemasan, Kekhawatiran selama kehamilan dan proses persalinan, seorang wanita harus memahami bagaimana rahim berfungsi secara normal, ketika kita tidak terkungkung oleh rasa takut, maka persalinan akan lebih mudah dan nyaman, hal senada juga di utarakan dua pembicara lain yaitu Pujiastuti Sindhu, Ryt (Founder Yoga Leaf Bandung,Penulis Buku Hidup Sehat & Seimbang Dengan Yoga) dan bidan Brenda L. Ritchmond,S.Si.T (Praktisi Gentle Birth, Tim Penulis Buku Gentle Birth ).
Dalam diskusi ini ibu Pujiastuti menjelaskan bahwa ada banyak cara untuk merayakan kehamilan dan mempersiapkan kelahiran, diantaranya dengan berlatih yoga di saat kehamilan. Yoga adalah sistem kesehatan menyeluruh yang hadir dari berabad masa lalu dan menjadi karunia di dunia modern kini. Tak hanya menciptakan kesehatan fisik, berlatih yoga juga dapat menghadirkan ketenangan pikiran dan ketentraman batin. Lebih dari sekedar aktivitas olahraga biasa, yoga merupakan gaya hidup sehat yang dapat menyeimbangkan fisik, mental, dan spiritual saat menjalani kehidupan modern yang ‘serba tidak seimbang’. Katakan saja, misalnya, jam kerja yang bertepatan jam istirahat tubuh, pola makan tidak seimbang (tinggi lemak,kurang serat), kurang berolahraga ( atau bahkan terlalu banyak berolahraga ), terpapar polusi lingkungan, merokok, dan lain sebagainya. Berlatih yoga dapat menjadi kebiasaan baik yang dapat menetralkan berbagai ketidaknyamanan fisik, mental, emosi, dan mengembalikannya pada keseimbangan, selaras dengan alam. Dan menurut bidan Brenda proses persalinan alami telah menunjukkan bahwa pendekatan alami dan lembut serta sabar terhadap proses persalinan, memiliki resiko yang kecil dan menghasilkan bayi sehat, ibu sehat sehingga keluarga sehat. 

Senin, 23 April 2012

Pembesaran Prostat Itu Normal, Tapi...

Oleh: dr. Oktarina Paramita (Direktur Rumah Sehat Madani)

Kelenjar prostat adalah organ yang terletak di bawah kandung kemih laki-laki, mengelilingi bagian atas saluran yang mengalirkan air kencing keluar tubuh (urethra). Prostat berfungsi memproduksi cairan semen, yaitu sebagai media transportasi dan nutrisi sel-sel sperma. Wanita tidak memiliki kelenjar ini.
Berat prostat pada pria berusia muda sekitar 20 gram. Berat prostat terus bertambah seiring dengan pertambahan usia, sehingga pada pria yang menjelang lanjut usia, beratnya menjadi sekitar 40 gram. Penambahan besar prostat ini dipengaruhi oleh faktor hormon dehidrotestosteron dan merupakan proses penuaan yang normal.
Keluhan yang disebabkan oleh pembesaran prostat biasanya banyak dialami oleh pria yang berusia lebih dari 50 tahun. Namun karena kecepatan pertambahan pembesaran prostat ini bervariasi, tidak semua pria mengeluhkan masalah akibat pembesaran prostat.
Pembesaran prostat lama kelamaan akan mengakibatan penyempitan saluran kencing sehingga menghambat aliran kencing. Akibatnya kandung kemih harus berkontraksi lebih kuat untuk mengeluarkan kencing. Bila keluhan penyumbatan saluran kencing ini tidak diatasi akan menyebabkan masalah lain pada ginjal dan salurannya, misalnya infeksi saluran kencing, batu saluran kencing/ ginjal, hingga ke gagal ginjal.
Gejala-gejala yang menunjukkan seorang pria mengalami masalah pembesaran prostat adalah:

• Harus menunggu pada permulaan kencing
• Pancaran kencing lemah
• Aliran kencing terputus-putus
• Menetes pada akhir kencing
• Rasa belum puas setelah kencing
• Sebentar-sebentar ingin kencing
• Sering kencing di malam hari
• Sulit menahan kencing
• Nyeri saat kencing

Bila pembesaran prostatnya masih dalam tahap ringan, dokter akan melakukan observasi berkala setiap beberapa bulan. Saran bagi penderita di tahap ini adalah kurangi minum setelah makan malam untuk mengurangi frekuensi kencing di malam hari, hindari beberapa jenis obat flu yang mengakibatkan percepatan pembesaran prostat, kurangi kopi, dan hindari alkohol. Penderita juga tidak disarankan menahan kencing lama-lama. Bila pembesaran prostat sudah tidak bisa ditoleransi lagi, opsi yang akan diambil adalah terapi dengan obat-obatan dan pembedahan.
Beberapa literatur mengatakan bahwa pembesaran prostat dipercepat akibat kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak. Untuk memperlambatnya, biasakan mengkonsumsi antioksidan sejak usia muda.
Ingat, pembesaran prostat adalah hal normal bagi pria dan tidak mengancam nyawa. Hanya saja mengganggu kualitas hidup akibat keluhan yang ditimbulkannya. Karenanya jangan segan-segan memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas.   

Konjungtivitis, Si Mata Merah

Oleh: dr. Oktarina Paramita

Ada yang berbeda dari penampilan Shanti hari ini. Tumben-tumbennya dia bergaya memakai kacamata besar ala Syahrini. Selidik punya selidik, setelah ditanya mengapa, Shanti menjawab kalem,”Aku lagi sakit mata. Mataku merah sejak kemarin...”. Oalah...Mata merah alias konjungtivitis adalah kemerahan dan peradangan pada membrane mukosa tipis yang membatasi permukaan dalam dari kelopak mata dan membungkus permukaan depan dari bola mata (bagian putih mata), kecuali kornea.  Area ini memang rentan terhadap bakteri, virus dan alergi terhadap suatu bahan. Konjugtivitis bisa menyerang semua umur, khususnya anak-anak. Secara statistik, konjungtivitis menduduki peringkat dua terbanyak dalam kategori penyakit mata.
Berdasarkan penyebabnya, konjungtivitis dibedakan atas beberapa jenis, yaitu konjungtivitis bakteri, virus, dan alergi.

Konjungtivitis bakteri
Gejalanya meliputi nyeri dan bengkak pada mata, bagian putih mata berwarna kemerahan dan keluar kotoran mata berwarna kekuningan atau kehijauan. Biasanya kotoran mata paling banyak keluar di saat bangun tidur sehingga saat penderita bangun dia akan mengeluh matanya susah dibuka karena adanya perlengketan dari kotoran mata.

Konjungtivitis virus
Seperti konjungtivitis bakteri, kelopak mata penderita membengkak, namun kotoran matanya berwarna bening dan cair. Seringkali gejala mirip flu juga menyertai, seperti hidung tersumbat dan  berair. Konjungtivitis virus sangat menular.Bila dibiarkan tanpa pengobatan, keluhan akan menghilang dengan sendirinya dalam 7 hingga 10 hari sejak keluhan muncul. Pada konjungtivitis jenis ini, biasanya kedua mata sama-sama diserang  walaupun tingkat keparahan dan saat mulai munculnya penyakit berbeda-beda antar mata. Kadang-kadang dijumpai pembesaran kelenjar getah bening di depan satu atau kedua telinga.

Konjungtivitis alergi
Terjadi pada seseorang yang menderita alergi terhadap serbuk sari, bulu hewan dan terhadap debu. Gejalanya, mata merah yang disertai dengan rasa amat gatal, mata terasa panas, produksi air mata meningkat dan bengkak pada mata. Juga disertai dengan keluhan bersin-bersin, hidung gatal, atau tenggorokan gatal. Konjungtivitis alergi tidak menular. Untuk meredakan keluhan, lakukan kompres dingin pada mata.
Konjungtivitis sangat infeksius karena mudah menular ke orang lain. Ada beberapa cara untuk menghindari penularan penyakit ini dari orang ke orang, yaitu:
-   Bila Anda menderita konjungtivitis, hindari mengucek-ngucek mata dan sering-seringlah cuci tangan anda menggunakan desinfektan setelah memegang mata.
-   Jangan menggunakan handuk atau saputangan bersama orang lain.
-   Buanglah tissue yang sudah digunakan.
-   Bersihkan dengan desinfektan area-area yang sering dipegang oleh tangan, semisal meja, tempat cuci piring, dan pegangan pintu agar orang lain yang memegang tempat tersebut tidak tertular konjungtivitis.
-   Ganti sarung bantal setiap hari hingga infeksi telah sembuh
-   Hindari menggunakan make up mata bersama-sama.
-   Dan tentunya, segera berobat bila Anda menderita konjungtivitis.    

Bila segera diatasi, konjungtivitis ini tidak akan membahayakan. Namun bila penyakit radang mata ini  tidak segera ditangani, ia bisa menyebabkan kerusakan atau gangguan pada mata dan menimbulkan komplikasi seperti glaukoma, katarak maupun ablasi retina.

Minggu, 22 April 2012

Hati hati kecanduan Gula

Coba ingat-ingat, mulai dari tadi pagi hingga kini, sudah berapa banyak permen, kue dan snack yang Anda makan? Juga berapa botol cola atau soft drink lain yang Anda minum? Berapa cangkir teh manis yang Anda minum?
Gula bisa bertindak seperti heroin. Pada pemakaian yang tidak tepat, justru akan memicu terjadinya kecanduan gula yang dapat membunuh Anda secara perlahan. Maka selayaknya konsumsi gula maupun makanan yang mengandung gula harus diatur. Gula berkontribusi pada 35 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.

Sedikit mengkonsumsi gula tidak akan menjadi masalah. Namun bila gula dikonsumsi berlebihan, akan menyebabkan banyak masalah timbul karena terjadi perubahan metabolisme tubuh, di antaranya kegemukan, hipertensi, penyakit-penyakit metabolism seperti kencing manis, dan merusak hati.

Apa yang terjadi pada tubuh saat mengonsumsi gula?

Setelah gula memasuki aliran darah, gula darah akan meningkat menyebabkan pankreas melepaskan insulin (insulin dibutuhkan untuk mengubah gula menjadi energi).

Saat sejumlah besar gula dikonsumsi, lebih banyak insulin dilepaskan. Insulin yang mengubah gula menjadi sumber energi instan, sehingga terjadi lonjakan energi yang mendadak dari konsumsi donat atau sepotong kue. Setelah lonjakan energi singkat itu, kadar energi kembali menurun dengan cepat.

Selain mengubah gula menjadi energi, insulin juga merangsang penyimpanan lemak. Oleh karena itu, semakin banyak gula yang dimakan maka lebih banyak insulin yang diproduksi. Akibatnya, semakin besar kemungkinan untuk mengalami kenaikan berat badan.
Makan banyak karbohidrat, tanpa disertai protein atau lemak menyebabkan tubuh lekas lapar dan hanya memberi tubuh energi instan namun kemudian lekas lapar lagi.
KECANDUAN GULA
Mengatasi kelaparan dengan mengkonsumsi gula merupakan awal terbentuknya kecanduan tersebut. Mengkonsumsi gula sederhana dalam jumlah banyak saat lapar dapat mengubah susunan saraf di otak. Bila kebiasaan ini diteruskan, seorang pecandu gula akan lebih memilih terus mengkonsumsi makanan bergula ini ketimbang makanan lain yang lebih mengenyangkan.
Di saat ia tidak mengkonsumsi makanan bergula selama beberapa waktu, tubuh akan menampilkan perilaku gelisah, seperti seorang pecandu kehilangan morfinnya, atau perokok kehilangan rokoknya. Bila diteruskan, seorang yang sudah kecanduan gula akan menunjukkan gejala gelisah, cemas, dan bahkan depresi.
Makanan berlemak dan mengandung gula mempengaruhi jalur ke otak, sama seperti heroin atau kokain. Gula mempengaruhi langsung otak untuk menghambat efek leptin dan meningkatkan nafsu makan sehingga tubuh tidak pernah merasa kenyang. Maka pecandu gula akan terus makan dan makan terus.
BAGAIMANA CARA MENGATASI KECANDUAN GULA?
- Jangan melewatkan waktu makan
Ketika melewatkan waktu makan, tingkat energi akan menurun. Akibatnya, tubuh mulai menginginkan makanan manis. Strateginya adalah makan dengan porsi kecil, tapi sering, agar energi tubuh tidak tiba-tiba menurun.
- Pilih buah
Agar tidak terjebak lingkaran setan kecanduan gula, saat menginginkan es krim, cokelat, permen, atau cake, ambillah potongan buah manis. Buah tidak hanya memuaskan dahaga kita terhadap rasa manis, tapi juga kaya serat. Serat akan menurunkan penyerapan gula dalam tubuh dan menjaga gula darah tidak naik terlalu cepat. Gula darah yang cepat naik menyebabkan kecanduan gula lebih parah.
- Makanan yang sebaiknya dikonsumsi
Konsumsi brokoli dan kembang kol, bawang putih, bawang merah dan daun bawang untuk membersihkan sel-sel hati dari lemak yang terakumulasi di dalamnya. Kurangi nasi putih.
Sebaiknya konsumsi daging dengan rasio 4:1 (artinya 4 porsi daging putih, ikan atau tofu berbanding dengan 1 porsi daging merah). Juga konsumsi sayuran berdaun hijau dan buah citrus yang mengandung vitamin C yang akan meningkatkan sistem antioksidan internal tubuh.
-Suplemen
konsumsi suplemen chromium picolinate 1.000 mg perhari dan vitamin B kompleks untuk membantu metabolism karbohidrat dan lemak lebih baik
- Sikat gigi dan kumur
Segera sikat gigi dan kumur setelah mengonsumsi makanan manis. Selain mencegah gigi berlubang, makanan manis tidak terasa enak setelah kita menggosok gigi. Ini akan menyebabkan kita malas makan manis lagi.
- Jangan simpan makanan manis
Kalau ada makanan manis di kulkas, godaan untuk mengonsumsi juga kian besar.
- Jalan-jalan
Daripada mengonsumsi makanan penutup, cobalah jalan-jalan setelah makan. Mengonsumsi gula juga dapat menambah kadar serotonin yang meningkatkan rasa bahagia. Jalan-jalan sejenak punya efek sama terhadap serotonin. Malah lebih menyehatkan.(Okt)
Dr. Oktarina Paramita

Minggu, 01 April 2012

Kembali, Akunpunktur Massal Bersama GAHP

Kembali Global Alternative Healthcare Project (GAHP) menyelenggarakan pemeriksaan dan akupunktur massal di Rumah Sehat Madani (RSM). Ini tahun ketiga mereka mengadakan kerja sosial bekerjasama dengan RSM dan PMI Provinsi Bali. Acara berlangsung pada 7 Januari 2012 di RSM.


Dalam pelaksanaannya terapis dari GAHP berjumlah tujuh orang, didukung oleh sepuluh orang tim PMI Prov. Bali dan seluruh karyawan RSM menangani berbagai keluhan yang dialami oleh si pasien. Dimulai pada pukul 09.00 wita satu per satu pasien ditangani hingga berakhir pada pukul 18.00 wita.

Agenda tahunan ini selalu diminati warga, baik di sekitar lingkungan RSM maupun di luar. Terbukti dengan jumlah pasien yang tidak pernah turun dari angka 100. Berbagai lapisan masyarakat dari penjuru Denpasar antusias mengikuti acara ini. Pelaksanaan tahun ini tercatat ada 119 pasien yang berhasil tertangani. Selain sebagai pengobatan alternatif, akupunktur pada kesempatan tidak dipungut biaya. 

Tentu hal tersebut daya tarik lain bagi warga.
Direktur RSM, dr. Oktarina Paramita berkomentar, “Antusiasme warga sangat tinggi. Meskipun saat itu hujan dan terapis dari GAHP belum datang, tapi warga tetap sabar menunggu”. Masih menurut dr. Mita, sapaan akrab Oktarina Paramita, kegiatan ini mendapat dukungan dari Klian Banjar Mekar Buana, Nyoman Sukawi. Terlihat ketika itu, Sukawi beserta aparat banjar lainnya hadir di sana. Bahkan, mereka juga ikut merasakan manfaat akupunktur.

Dari 119 pasien ada seorang member RSM yang jatuh dari atap dan mendapat treatment dalam kesempatan itu selama satu jam. Keluhan lainnya seputar batuk, sesak, anak susah tidur, anak susah makan, hingga gangguan ginjal, stroke, dan tumor.

Jenis terapi yang diberikan untuk keluhan-keluhan yang disampaikan pasien adalah akupunktur, moksa, serta pemijatan untuk sakit pinggang dan punggung. Selain akupunktur, juga diberikan pemijatan dan terapi boneset untuk memperbaiki kelainan tulang belakang. (dr. Mita & mel)

Penyegaran Pelatihan USG Kembali Di Rumah Sehat Madani

Untuk meningkatkan kemampuan operator saat mengoperasikan alat Ultra Sonography (USG) ibu hamil, Rumah Sehat Madani kembali mengadakan pelatihan USG.

Pelatihan yang diikuti oleh para bidan dan dokter ini menghadirkan pelatih USG Sue Westerway dan Deli Nicholls, relawan USG dari Sydney, Australia selama dua hari yaitu pada tanggal 27 dan 29 Februari 2012.


Sebagai orang coba, beberapa staf Rumah Sehat Madani dan kerabat kami yang sedang hamil merelakan rahimnya diintip dalam pelatihan ini.

Peserta diajarkan cara mengoperasikan alat USG pada kehamilan. Yaitu diantaranya perkiraan umur kehamilan, panjang dan berat fetus serta posisi fetus. Diharapkan pelatihan ini menyegarkan kembali ilmu para bidan dan dokter selaku operator USG.